Setiap kali ada transaksi di kasir โ jualan, beli bahan, bayar gaji โ KasirKu otomatis mencatatnya ke pembukuan berimbang di belakang layar. Ini penjelasannya, tanpa perlu latar belakang akuntansi.
Semua aktivitas bermuara ke satu tempat: Jurnal (buku besar). Dari situ, semua laporan keuangan dihitung ulang secara otomatis.
Semua sumber transaksi menulis ke Jurnal yang sama โ laporan hanya "membaca ulang" jurnal itu dengan cara berbeda-beda.
Setiap akun punya "sisi normal" โ sisi yang bikin saldonya bertambah. Kalau diisi di sisi sebaliknya, saldonya berkurang.
Aset
Normal: DebitKekayaan/milik usaha. Debit = bertambah, Kredit = berkurang.
Kewajiban
Normal: KreditUtang usaha ke pihak lain. Kredit = bertambah, Debit = berkurang.
Modal
Normal: KreditHak pemilik atas usaha. Kredit = bertambah, Debit = berkurang (ditarik).
Pendapatan
Normal: KreditHasil penjualan. Kredit = bertambah (paling umum dipakai).
Beban
Normal: DebitBiaya operasional. Debit = bertambah (paling umum dipakai).
Kalkulator HPP bukan sekadar alat hitung terpisah โ hasilnya langsung dipakai sistem pembukuan setiap kali produk itu terjual.
Jurnal otomatis saat terjual
| Debit5-001 Beban Pokok Penjualan (HPP) | sesuai hasil kalkulator |
| Kredit1-200 Persediaan | sesuai hasil kalkulator |
Kalau HPP produk belum dihitung (cost = Rp0), baris ini tidak ikut ter-posting โ laba kotor jadi tidak akurat. Coba Kalkulator HPP dulu untuk tiap produk baru.
Setiap kali kasir menekan tombol, sistem sudah menyusun jurnal berimbang (Debit = Kredit) di belakang layar โ tanpa kamu sentuh Akuntansi sama sekali.
๐งพ Jual di Kasir
Contoh: jual Kopi Susu Rp18.000, sudah termasuk PPN 10%.
| Debit1-001 Kas & Bank | Rp18.000 |
| Kredit4-001 Pendapatan Penjualan | Rp16.364 |
| Kredit2-200 PPN Keluaran | Rp1.636 |
| Debit5-001 Beban Pokok Penjualanโ kalau resep ada biayanya | sesuai HPP |
| Kredit1-200 Persediaan | sesuai HPP |
PPN sengaja dipisah โ itu bukan pendapatan usaha, tapi titipan pajak yang nanti disetor ke negara.
โฉ๏ธ Void Transaksi
Manajer batalkan transaksi โ sistem posting jurnal terbalik dari penjualan aslinya, stok & bahan baku juga otomatis dikembalikan.
| Kredit1-001 Kas & Bank | (Rp18.000) |
| Debit4-001 Pendapatan Penjualan | (Rp16.364) |
| Debit2-200 PPN Keluaran | (Rp1.636) |
๐ฆ Beli Bahan Baku (Pembelian)
Contoh: beli Rp105.000 bahan, bayar tunai langsung.
| Debit1-200 Persediaan | Rp105.000 |
| Kredit1-001 Kas & Bank (lunas) / 2-001 Utang Dagang (kredit) | Rp105.000 |
๐ต Catat Beban / Bayar Gaji
Pola yang sama untuk Keuangan (beban) maupun Payroll (gaji) โ beban bertambah, kas berkurang.
| Debit5-xxx Beban / 5-100 Beban Gaji | Rpโฆ |
| Kredit1-001 Kas & Bank | Rpโฆ |
Ini satu-satunya bagian yang kamu isi sendiri (misalnya setoran modal) โ jadi satu-satunya tempat salah input bisa terjadi. Contoh nyata: salah catat "Pembelian ATK".
โ Input Awal (Salah Arah)
| Debit1-001 Kas & Bankโ harusnya berkurang, ini malah menambah | Rp105.000 |
| Kredit5-104 Beban Perlengkapanโ harusnya bertambah, ini malah mengurangi | Rp105.000 |
โฉ Klik "Koreksi" โ Sistem Bikin Ini Otomatis
| Kredit1-001 Kas & Bank | Rp105.000 |
| Debit5-104 Beban Perlengkapan | Rp105.000 |
Aset (Kas, Persediaan, dst)
Bertambah โ Debit
Berkurang โ Kredit
Kewajiban (Utang)
Bertambah โ Kredit
Dibayar/berkurang โ Debit
Modal
Setoran/bertambah โ Kredit
Prive/ditarik โ Debit
Pendapatan
Bertambah โ Kredit (paling umum)
Beban
Bertambah โ Debit (paling umum)
Petunjuk ini juga otomatis muncul di halaman Jurnal Transaksi setiap kali kamu pilih akun โ tidak perlu dihafal.
Empat laporan ini semuanya membaca jurnal yang sama, hanya disusun ulang dengan sudut pandang berbeda.
Neraca
Saldo semua akun per tanggal tertentu. Aset harus selalu = Kewajiban + Modal.
Laba Rugi
Total Pendapatan dikurangi Total Beban dalam satu periode.
Arus Kas
Semua pergerakan akun Kas & Bank, dikelompokkan Operasional/Investasi/Pendanaan.
Kas Harian
Versi sederhana Arus Kas โ total masuk/keluar hari ini, tanpa istilah akuntansi.
Semua alur di atas berjalan otomatis begitu kamu pakai KasirKu โ coba gratis sekarang.
Daftar Sekarang โ